Real Madrid memulai misi meraih trofi Liga Champions ke-16 pada Selasa (17/9) dengan menjamu Olympique de Marseille di Santiago Bernabéu. Pelatih Xabi Alonso menegaskan, Kylian Mbappe tidak terburu-buru mengejar gelar Eropa pertamanya dan kini menjadi salah satu pemimpin di dalam skuad Los Blancos.
Mbappe, 26 tahun, sudah mengoleksi tujuh gelar Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain dan sederet penghargaan individu, termasuk membawa Prancis juara Piala Dunia 2018. Namun, trofi Liga Champions masih belum dalam genggamannya. Ironisnya, musim lalu PSG justru meraih gelar Eropa pertama mereka setelah Mbappe hengkang ke Madrid, sementara Los Blancos tersingkir di perempat final oleh Arsenal.
“Kylian adalah bagian dari perjalanan ini, tapi saya tidak melihatnya tidak sabar. Kami berbicara tentang apa arti Liga Champions hari ini, bukan bulan Mei lalu,” kata Alonso. “Salah satu tujuan kami jelas memenangkan Liga Champions, cepat atau lambat.”
Alonso menyebut Mbappe sebagai sosok penting di ruang ganti. “Dengan kepribadian dan pengalamannya, dia salah satu pemimpin. Dia paham permainan dan membawa kualitas individu, tapi yang terpenting adalah kekuatan kolektif,” tambahnya.
Mbappe mencetak empat gol dari empat laga LaLiga musim ini, sementara Jude Bellingham yang baru pulih cedera bahu masuk skuad melawan Marseille.
Marseille sendiri datang dengan dua kemenangan dan dua kekalahan di Ligue 1, solid di kandang namun rapuh di laga tandang. Gelandang Real, Aurelien Tchouameni, menegaskan laga ini tidak akan mudah. “Marseille adalah tim besar Prancis, mereka akan jadi lawan sulit,” ujarnya.



Comment