Beranda » Visibaru.com » Terobosan Baru: Terapi RNA Mampu Perbaiki Kerusakan Jantung Pasca Serangan Jantung

Terobosan Baru: Terapi RNA Mampu Perbaiki Kerusakan Jantung Pasca Serangan Jantung

Scientists have developed a new therapy designed to repair cardiac damage after a heart attack. (iStock)

Para ilmuwan mengembangkan terapi inovatif yang berpotensi memperbaiki kerusakan jantung setelah serangan jantung, sebuah kondisi yang selama ini sulit ditangani karena keterbatasan regenerasi organ tersebut. Penelitian yang dipimpin oleh tim dari Columbia University dan dipublikasikan dalam jurnal Nature Biomedical Engineering ini menghadirkan pendekatan baru berbasis teknologi RNA.

Dalam studi tersebut, peneliti merancang strategi dua tahap dengan memanfaatkan otot rangka sebagai “pabrik biologis” untuk menghasilkan molekul penyembuh. Molekul ini berupa protein ANP yang diketahui berperan dalam proses perbaikan jaringan jantung. Namun, selama ini ANP sulit digunakan sebagai obat karena cepat terurai dalam aliran darah sebelum mencapai jantung.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim peneliti menyuntikkan RNA khusus ke otot lengan atau kaki. RNA ini memberikan instruksi kepada sel otot untuk memproduksi versi “tidur” dari protein ANP. Protein ini kemudian beredar dengan aman dalam tubuh hingga mencapai jantung yang mengalami kerusakan. Saat tiba di lokasi, enzim tertentu mengaktifkan protein tersebut sehingga langsung bekerja memperbaiki jaringan yang rusak.

Dead muscle is typically replaced by stiff scar tissue, often leading to heart failure, the researchers noted. (iStock)

Hasil uji praklinis pada hewan menunjukkan bahwa satu kali suntikan mampu mengurangi jaringan parut secara signifikan sekaligus meningkatkan fungsi jantung. Menariknya, penggunaan RNA yang dapat memperbanyak diri membuat terapi ini terus menghasilkan protein penyembuh hingga empat minggu setelah penyuntikan.

Selain itu, terapi ini tetap efektif meski diberikan hingga satu minggu setelah serangan jantung, memberikan harapan bagi pasien yang terlambat mendapatkan penanganan medis. Metode ini juga dinilai lebih aman karena tidak memerlukan injeksi langsung ke jantung.

Rahasia Marketing Funnel yang Dipakai Pebisnis Modern Menurut Raymond Chin: Trik Jualan Online Biar Laris Tanpa Spam

Meski menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa terapi ini masih dalam tahap awal dan baru diuji pada hewan. Uji klinis pada manusia diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya, termasuk potensi efek samping akibat produksi protein dalam jangka waktu panjang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement